| Parade Karnaval MAN Model Bojonegoro | ||||
|
|
Pemkab Bojonegoro menggelar parade Karnaval tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Bojonegoro pada Sabtu (24/09/2011), setelah sehari sebelumnya menggelar parade Karnaval tingkat TK-SD untuk memeriahkan kemerdekaan RI ke-66. Acara kolosal melibatkan banyak komponen ini merupakan kegiatan rutin yang diikuti oleh berbagai instansi dan umum salah satunya adalah MAN Model Bojonegoro. Pawai karnaval tahun ini diikuti oleh 64 SD/MI/SMA/SMK/MA Bojonegoro. Perayaan karnaval kemarin dibuka dan diberangkatkan oleh Bupati Bojonegoro.
Warga MAN Model berpartisipasi dalam karnaval dengan tema yang diusung oleh panitia adalah Budaya Wisata Khayangan Api dengan jumlah peserta 120 siswa siswi persiapan dilaksanakan dengan semaksimal mungkin 2 minggu sebelum digelarnya pawai karnaval. Dalam perkembangannya, potensi wisata Khayangan Api semakin dikembangkan. Salah satunya adalah tari tayub. Tari tayub selalu diadakan dalam setiap perauaam di Kahyangan Api. Tayub merupakan tari pergaulan yang popular bagi masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya. Tarian ini biasanya dialakukan oleh pria dengan diiringi gamelan dan tembang jawa yang dilantunkan oleh warangsono yang syairnya sarat dengan petuah dan ajaran.Ayo Bojonegoro,…!!! Kembangkan Wisataku, Untuk Kemakmuran Rakyatmu... Barisan pertama MAN Model Bojonegoro adalah Prajurit Putra dan Putri Kerajaan Malowopati yang dilatih oleh Raja di Kahayangan Api. ![]() Kemudian Raja Prabu Angling Darmo yang sangat gagah mempunyai dua permaisuri yaitu Setyawati dan Amabrawati. Diikuti Putri Pohon dan Pohon yang mengibaratkan dulu hutan Khayangan Api yang subur dan lestari sedangkan sekarang gersang dan gundul.![]() Dibelakang khayangan api barisan Sinder dan Langen Tayub Putra dan Putri yang melantunkan tembang dan menarikan Tari Tayub. ![]() Para peserta karnaval sangat antusias mengikuti parade ini.... mereka kompak dan semangat di sepanjang jalan...... Peserta karnaval menempuh rute melalui jalan-jalan protocol. Diantaranya Jalan Mas Tumapel, Imam Bonjol, Hasyim Ashari, Panglima Sudirman, Trunojoyo, dan Jalan Mas Tumapel. Karnaval menjadi event tahunan yang mendapat sambutan meriah dari seluruh elemen masyarakat Bojonegoro. Warga kota ledre sangat antusias pada event tahunan ini terlihat dari berjubelnya penonton di sepanjang jalan protocol yang menjadi rute arak-arakan peserta karnaval. |
| Pemutakhiran Terakhir ( Sabtu, 15 Oktober 2011 08:31 ) |



Dalam perkembangannya, potensi wisata Khayangan Api semakin dikembangkan. Salah satunya adalah tari tayub. Tari tayub selalu diadakan dalam setiap perauaam di Kahyangan Api. Tayub merupakan tari pergaulan yang popular bagi masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya. Tarian ini biasanya dialakukan oleh pria dengan diiringi gamelan dan tembang jawa yang dilantunkan oleh warangsono yang syairnya sarat dengan petuah dan ajaran.
Diikuti Putri Pohon dan Pohon yang mengibaratkan dulu hutan Khayangan Api yang subur dan lestari sedangkan sekarang gersang dan gundul.

Comments